Cibinong (23/11) Dalam rangka persiapan pelaksanaan Tahapan Pencalonan dari Jalur perseorangan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018. KPU Kabupaten Bogor melaksanakan Simulasi Penyerahan Dukungan Bakal Calon Pasangan Calon Perseorangan Bupati Dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018 kepada Bakal Calon Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018 dari jalur perseorangan yang telah melakukan konsultasi kepada KPU Kabupaten Bogor. Simulasi dilaksanakan di Aula KPU Kabupaten Bogor dan dibuka oleh Komisioner KPU Kabupaten Bogor, Ummi Wahyuni, S.Pt., MM, didampingi oleh Ketua KPU Kabupaten Bogor, H. Haryanto Surbakti, SH, Komisioner KPU Kabupaten Bogor, Mustaqim, S.Sos., M.Kom, dan Drs. R. Akhmad Munjin, M.Si serta Kasubag Teknis Pemilu dan Hupmas, Gumilar Darmadi, SE. Dalam pelaksanaan simulasi turut hadir pula Panwaslu Kabupaten Bogor Irvan Firmansyah dan M. Ali Azmi.

Adapun Bakal Calon Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018 dari jalur perseorangan yang telah melakukan konsultasi kepada KPU Kabupaten Bogor yang hadir antara lain Ade Wardhana Adinata, SE., MM, H. Sutan Nasomal, H. Agus Riadi, H. Solahuddin Dalmunte, Septi Efiyeti, SH, dan Santoso. Materi yang dibahas dalam acara tersebut yaitu Denah dan SOP penerimaan dokumen syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018.

Untuk mendukung kelancaran Proses Penyerahan Syarat Dukungan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018 dari jalur perseorangan yang dimulai dari tanggal 25-29 November 2017, KPU Kabupaten Bogor menghimbau dan mengharapkan supaya masing-masing Pasangan Calon menyiapkan SDM sebanyak jumlah kecamatan persebaran dukungan. (Media Center – KPU Kab. Bogor)







Cibinong (22/11) KPU Kabupaten Bogor melaksanakan Bimbingan Teknis “Verifikasi Perseorangan” dengan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Divisi Teknis PPK se-Kabupaten Bogor. Bimbingan Teknis dilaksanakan di Hotel M-One Cibinong selama dua hari yaitu tanggal 21 - 22 November 2017, Bimtek ini bertujuan untuk menyamakan persepsi antar KPU Kabupaten Bogor dengan PPK Se-Kabupaten Bogor, sehingga proses verifikasi perseorangan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan Perundang-undangan yang berlaku.  Acara ini dihadiri oleh Ketua KPU Kabupaten Bogor, H. Haryanto Surbakti, SH didampingi oleh Komisioner KPU Kabupaten Bogor, Ummi Wahyuni, S.Pt., MM., dan Mustaqim, S.Sos., M.Kom., serta Kasubag Teknis dan Hupmas, Gumilar Darmadi, SE.

Dalam kesempatan acara ini dihadirkan beberapa narasumber dengan materi yang dibahas antara lain :

  1. Dari Ketua KPU Kabupaten Bogor, Haryanto Surbakti, SH, dengan materi yang berjudul Tahapan Pencalonan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018;
  2. Dari Komisioner KPU Kabupaten Bogor, Ummi Wahyuni, S.Pt., MM, dengan materi yang berjudul Mekanisme Verifikasi Faktual Dukungan Perseorangan serta Penjelasan SOP dan Simulasi Penyerahan Dukungan Pasangan Calon Perseorangan;
  3. Dari Mantan Komisioner KPU Kabupaten Bogor, Romli Eko Wahyudi, dengan materi yang terkait dengan pengalaman tentang Verifikasi Alur Dukungan Perseorangan Pemilihan Bupati danWakil Bupati Bogor Tahun 2013;
  4. Dari Panwaslu Kabupaten Bogor, Burhanuddin, S.Pdi, dengan materi yang berjudul Pengawasan Tahapan Pencalonan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Pada pertengahan acara Bimbingan Teknis “Verifikasi Perseorangan”, dilakukan pre-test untuk mengetahui sejauh mana kemampuan PPK terhadap verifikasi perseorangan. Setelah itu, di hari terakhir peserta bimbingan teknis dibagi dalam 4 kelompok dimana setiap kelompok terdiri dari 10 kecamatan untuk menyusun tahapan - tahapan Syarat Dukungan Calon Perseorangan. Acara diakhiri dengan foto bersama antara Ketua KPU Kabupaten Bogor dan Komisioner KPU Kabupaten Bogor dengan seluruh Ketua PPK dan Divisi Teknis PPK se-Kabupaten Bogor. (Media Center-KPU Kab. Bogor)

Cibinong (20/11) KPU Kabupaten Bogor melaksanakan “Gelar Munggaran” Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018 bertempat di Gedung Tegar Beriman Cibinong. Kegiatan Gelar Munggaran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018 dilaksanakan untuk menginformasikan kepada masyarakat Kabupaten Bogor bahwa telah dimulainya perhelatan akbar tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018, yang akan dilaksanakan serentak bersama dengan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat pada hari Rabu, 27 Juni 2018.

Gelar Munggaran dihadiri oleh Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat, H. Endun Abdul Haq, M.Pd, Bupati Bogor  Hj. Nurhayanti S.H, M.M, M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Bogor H. Ade Ruhandi, SE, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Hj. Ade Munawaroh Yasin, SH., MH.,  Dra. Hj. Saptariyani, dan H. Iwan Setiawan, SE, Komando Distrik Militer 0621 Letkol Inf Fransisco SE, Kapolres Bogor yang diwakili oleh Musimin, SH,  Lanud Atang Sendjaja yang diwakili oleh Kolonel Pnb Muzafar, S.Sos., Panwaslu Kabupaten Bogor, Ridwan Arifin, Kajari Cibinong, Bambang Hartoto, SH., MH, Muspida Kabupaten Bogor, KPU Kabupaten/Kota Se Jawa Barat, Camat Se-Kabupaten Bogor, Kepala Desa Se-Kabupaten Bogor, PPK Se Kabupaten Bogor, PPS Se-Kabupaten Bogor, Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor jalur perseorangan, DPC/DPD Partai Politik Kabupaten Bogor, Civitas Akademika Perguruan Tinggi di Kabupaten Bogor, LSM, BUMD, BUMN, ORMAS, Media Massa, dan Instansi/Dinas/Badan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Gelar Munggaran resmi dibuka dengan pemukulan rampak gendang serentak oleh Ketua KPU Kabupaten Bogor, Bupati Kabupaten Bogor, Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Komando Distrik Militer 0621 Kabupaten Bogor, Polres Bogor, Kejaksaan Negeri Cibinong, Lanut Atang Sanjaya, dan Pengadilan Negeri Cibinong, dan dilanjutkan dengan perkenalan Maskot Kang Ujang dan Nyi Iis, Jingle Pilkada Kab Bogor Tahun 2018, peluncuran Aplikasi Android KPU Kabupaten Bogor. Acara dimeriahkan oleh artis dangdut Fitri Carlina, Mojang Kabupaten Bogor, Tari Lengser, Fanilla Band sebagai Pemenang Sayembara Jingle Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018.

Pada kesempatan ini Ketua KPU Kabupaten Bogor memberikan sambutannya bahwa saat ini KPU Kabupaten Bogor sudah memasuki tahapan Pilkada Serentak Tahun 2018 antara lain pembentukan badan adhoc (PPK dan PPS), insyaAllah bulan Desember KPU Kabupaten Bogor akan membentuk PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) sebanyak  7.716 orang. Dalam proses Pilkada tentunya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh penyelenggara pemilu yaitu Komponen Pertama KPU, PPK, PPS dan KPPS, Bawaslu, Panwaslu Kabupaten, Panwascam, dan Panwas Desa/Kelurahan. Komponen Kedua, Pemilih selain TNI dan Polri. Komponen Ketiga, Peserta Pilkada yang terdiri dari unsur calon Bupati dan Wakil Bupati jalur perseorangan yang harus menyerahkan syarat dukungan minimal 215.731 KTP-EL atau Surat Keterangan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan tersebar lebih dari 20 Kecamatan Se-Kabupaten Bogor.

Dalam Sambutan Bupati Bogor Hj. Nurhayanti S.H, M.M, M.Si., memberikan apresiasi kepada KPU Kabupaten Bogor yang sudah melaksanakan tahapan Pilkada Tahun 2018 dan mari bersama-sama berkomitmen untuk mewujudkan pemilihan yang damai, tertib lancar, dan meminimalisir terjadinya konflik serta meningkatkan partisipasi pemilih yang tinggi. Pada kesempatan yang sama Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat H. Endun Abdul Haq, M.Pd mengatakan kita patut bangga menyambut Pilkada Serentak Tahun 2018 sebagai Tahun dilaksanakannya Pilkada Serentak Gelombang Ke-3 setelah Pilkada Serentak Tahun 2015 dan Tahun 2017. Pilkada Serentak Tahun 2018 akan digelar serentak di 171 daerah di Indonesia yang akan diikuti 17 provinsi, 115 kabupaten, dan 39 kota. Dari 17 Provinsi di Indonesia yang melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2018 salah satunya Provinsi Jawa Barat. Provinsi Jawa Barat terdapat 16 Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2018 diantaranya Kabupaten Bogor dengan jumlah pemilih terbanyak. (Media Center-KPU Kab. Bogor)

Cibinong (16/11) KPU Kabupaten Bogor menyelenggarakan Rapat Penyampaian Hasil Administrasi Keanggotaan Partai Politik di Aula Kantor KPU Kabupaten Bogor dengan dihadiri langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Bogor, H. Haryanto Surbakti, SH., Komisioner KPU Kabupaten Bogor, Erik Fitriadi, SH., Drs. R. Akhmad Munjin, M.Si, Sekretaris KPU Kabupaten Bogor, R. Agus Putrono, SH, MH didampingi oleh Kasubag Hukum, Tri Handayani, SE, M.Si, dan Panwaslu Kabupaten Bogor, Burhanuddin, S.Pdi.

Acara dimulai dengan pembacaan Rekapitulasi Hasil Penelitian Administrasi Partai Politik Calon Peserta Pemilu Tahun 2019 oleh Kasubag Hukum, Tri Handayani, SE, M.Si dan disaksikan oleh Liason Officer (LO) dari masing-masing Partai Politik. Setelah melakukan penelitian administrasi, KPU Kabupaten Bogor menemukan adanya kegandaan eksternal di Partai Politik Calon Peserta Pemilu, KPU Kabupaten Bogor melakukan klarifikasi atas penelitian administrasi di lapangan dengan menemui anggota partai politik yang bersangkutan yang namanya mengalami kegandaan eksternal, sehingga data administrasi Partai Politik dikembalikan untuk diperbaiki. Acara ditutup dengan konferensi pers oleh Ketua KPU Kabupaten Bogor, H. Haryanto Surbakti, SH, beliau menyampaikan bahwa perbaikan data administrasi Partai Politik sejumlah data anggota yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dimulai dari tanggal 18 November 2017 sampai dengan tanggal 1 Desember 2017 dan Partai Politik menyerahkan perbaikan data sesuai dengan data yang berada di Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL). (Media Center-KPU Kab.Bogor)

Cibinong (11/11) Sebanyak 1305 Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor Serentak Tahun 2018 dilantik oleh Ketua KPU Kab. Bogor H. Haryanto Surbakti, SH bertempat di Gedung Tegar Beriman Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor. Acara di buka resmi oleh Ketua KPU Kabupaten Bogor H. Haryanto Surbakti, SH didampingi oleh Komisioner KPU Kabupaten Bogor Ummi Wahyuni, S.Pt., MM., Mustaqim, S.Sos., M.Kom., Drs. R. Akhmad Munjin, M.Si., Erik Fitriadi, SH dan Jajaran Sekretariat KPU Kabupaten Bogor serta dihadiri oleh Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi, Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat Agus Rustandi, Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti S.H, M.M, M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Bogor H. Ade Ruhandi, SE., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Hj. Saptariyani, Kapolres Bogor yang diwakili oleh Pramono DA, SH., Komando Distrik Militer 0621 Letkol Inf Fransisco SE, Panwaslu Kabupaten Bogor, Ridwan Arifin, Muspida Kabupaten Bogor, Camat Se-Kabupaten Bogor dan Kepala Desa Se-Kabupaten Bogor.

Acara pelantikan PPS Se-Kabupaten Bogor ditandai dengan pengambilan sumpah/janji dan dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas. Dalam sambutan Ketua KPU Kabupaten Bogor H. Haryanto Surbakti, SH memberikan arahan “Supaya PPS yang sudah dilantik dapat bekerja profesional dan netral tidak memihak salah satu calon pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat dan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor Serentak Tahun 2018”. Komisioner KPU RI, Pramono Ubaid Tanthowi pun memberikan sambutan, beliau mengatakan bahwa “Kabupaten Bogor merupakan Kabupaten dengan jumlah pemilih terbanyak se-Indonesia,” beliau juga menjelaskan bahwa menurut Undang-Undang Pemilu yang lama, usia PPS dan PPK minimal 25 tahun. Sedangkan, menurut Undang-Undang Pemilu yang baru, usia PPS dan PPK minimal 17 tahun. Hal ini bertujuan untuk meregenerasi penyelenggara Pemilu di tingkat Desa, Kelurahan, dan Kecamatan, agar dapat meningkatkan kualitas demokrasi karena PPS menjadi ujung tombak sebagai penyelenggara Pemilu. Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat, Agus Rustandi, juga mengatakan bahwa KPU Kabupaten Bogor merupakan KPU terbaik. Setiap laporan yang diberikan oleh PPS harus bisa dipertanggung jawabkan, dan nama baik KPU Kabupaten Bogor harus di jaga. Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti S.H, M.M, M.Si., memberikan sambutan yang berisi yaitu Kepala Desa wajib memfasilitasi kegiatan PPS, dan juga mengenai anggaran dana Pilkada Tahun 2018 harus digunakan secara akuntabel dan transparan. Beliau juga menjelaskan, ada beberapa kecamatan yang belum melaporkan sekretariat PPK dan PPS ke KPU Kabupaten Bogor, nantinya akan dimasukkan kedalam Peraturan Bupati, sehingga tahapan Pilkada 2018 bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, dan untuk PPS yang dilantik harus bekerja sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dalam istilahnya harus “Ajeg”.

Terpilihnya para anggota PPS melalui proses perekrutan yang panjang. Untuk melahirkan PPS yang memiliki integritas dan independensi demi mensukseskan Pilkada Serentak Tahun 2018. Pelantikan diakhiri dengan foto bersama antara Komisioner KPU Kabupaten Bogor dengan seluruh PPS Se-Kabupaten Bogor (Media Center-KPU Kab. Bogor)




Halaman 2 dari 13