DSC05205Cibinong (19/12) Bertepatan dengan satu tahun komisioner KPU Kabupaten Bogor periode 2018-2023 melaksanakan soft launching buku hasil riset dengan judul “Potret Pemilu Serentak Tahun 2019, Hasil Analisis Partisipasi Pemilih Dan Hasil Pemilu Menuju Demokrasi Substantif” bertempat di Aula KPU Kabupaten Bogor. Menuju demokrasi substantif adalah suatu bentuk demokrasi dimana hasil pemilu mewakili rakyat. Demokrasi substantif adalah bentuk demokrasi yang berfungsi untuk kepentingan yang diperintah. Salah satu ukuran demokrasi substansial adalah hadirnya kebijakan politik yang imparsial yaitu bersifat kerakyatan, menjunjung tinggi kesetaraan dan memiliki perhatian khusus terhadap kelompok yang kurang beruntung. Pemenuhan atas kepentingan rakyat menjadi ukuran utama dalam menilai keberhasilan demokrasi substantif.

DSC05113Adapun Pembahas soft launching buku hasil riset dengan judul “Potret Pemilu Serentak Tahun 2019, Hasil Analisis Partisipasi Pemilih Dan Hasil Pemilu Menuju Demokrasi Substantif” diantaranya adalah dari Tenaga Ahli dan Peneliti dari IPB La Ode A P dan Auhadillah, Komisoner KPU Provinsi Jawa Barat Dr. H. Idham Holik, SE., M.Si serta Wasekjen KIPP Indonesia Jojo Rohi, sedangkan penulisan dengan melibatkan wartawan dari media-media di Kabupaten Bogor antara lain Saepul Ramadhan, Arifin, Rishad, Diki W, Muzakkir dan Usman Aziz. Adapun pembahasan dalam buku meliputi Kualitas Demokrasi di Indonesia, Pemilu 2019 di Kabupaten Bogor, Aksi dan Program Mensukseskan Pemilu, Lingkungan dan Isu Strategis, Partisipasi Pemilih, Hasil Pemilu, Temuan-Temuan Penting Hasil Pemilu dan Menuju Demokrasi Substantif. Pada penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019 di Kabupaten Bogor diketahui angka partisipasi pemilih mencapai 80 % melebihi standart angka partisipasi pemilih secara nasional yang telah di tentukan KPU RI 77,5 %, dengan rincian partisipasi pemilih pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 81,4%, Pemilihan DPR RI 81,0%, Pemilihan DPD RI 81,1%, Pemilihan DPRD Provinsi 81,0%, Pemilihan DPRD Kabupaten 80,9%. Namun Buku tersebut masih perlu penyempurnaan dengan berbagai saran dari pembahas terkait Partisipasi Elektoral bukan hanya sekedar kehadiran pemilih di TPS namun keterlibatan masyarakat dalam tahapan, rekrutmen badan adhoc, penyusunan data pemilih, peserta kampanye merupakan pemilih tidak melibatkan anak-anak, ciri lokal Kabupaten Bogor atau politik identitas belum ada, literasi media menangani HOAX, pelibatan electoral volunteer serta peran jurnalis dalam electoral educator. (Media Center – KPU Kab. Bogor)

DSC05189DSC05164DSC05200

DSC04390Cibinong (14/12) Beranjak dari minimnya perempuan terlibat langsung sebagai kontestan di Pemilihan Kepala Daerah, Pemilu Legislatif, Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta posisi strategis pada peran publik. KPU Kabupaten Bogor menyelenggarakan Stadium General dengan tema “ Sebuah Tantangan dan Kesempatan Perempuan dalam Menuju Era Revolusi Industri 4.0” yang dibuka secara resmi oleh Bupati Bogor Ade Yasin bertempat di Aula KPU Kabupaten Bogor. Stadium General dihadiri oleh 200 peserta dengan mengundang beberapa narasumber diantaranya adalah Anggota Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadkin, S.IP., M.Si, Anggota Bawaslu RI Dr. Ratna Dewi Pettalolo, SH., MH, Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Rifqi Ali Mubarok, S.Ag., M.Si, dan Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Yusfitriadi, M.Pd.

DSC04348Usai Stadium General dilanjutkan dengan Jambore Demokrasi yang dilatar belakangi minimnya angka perempuan yang duduk di kursi legislatif khususnya di Kabupaten Bogor dari 55 alokasi kursi DPRD Kabupaten Bogor hanya 5 perempuan yang menjadi anggota DPRD Kabupaten Bogor yang terpilih. Melatar belakangi KPU Kabupaten Bogor menyelenggarakan Jambore Demokrasi “Sekolah Demokrasi Perempuan Politik” yang dilaksanakan selama 4 hari di Aula KPU Kabupaten Bogor pada Sabtu s/d Selasa 14 – 17 Desember 2019 diikuti 40 Peserta sebagai angkatan pertama di tahun 2019 dari Pelajar, Mahasiswi, Anggota Partai Politik, LSM, Ormas dan Organisasi-organisasi Perempuan di Kabupaten Bogor. Pada Sekolah Demokrasi Perempuan Politik KPU Kabupaten Bogor menghadirkan pemateri-pemateri yang fokus pada kepemiluan antara lain :

  1. Ibu Betty Epsilon Idroos, M.Si (Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta) dengan materi “Pengembangan Potensi Kepemimpinan Perempuan”.
  2. Bapak Dr, Sofyan Sjaf, S.Pt., M.Si (Akademisi IPB) dengan materi “Perempuan, Ekonomi, Politik dan Pembangunan Desa”.
  3. Bapak H. Romli Eko Wahyudi, SKH (Mantan Komisioner KPU Kabupaten Bogor) dengan materi “Pengembangan Potensi Diri Perempuan”.
  4. Bapak Burhanudin, S.Pd (Anggota Bawaslu Kabupaten Bogor divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga) dengan materi “ Peran Perempuan dalam Pengawasan Partisipatif”.
  5. Bapak Dr. H. Ferry Rizkiyansyah (Komisioner KPU RI Periode 2013-2018) dengan materi “Sistem Pemilu di Indonesia”.
  6. Bapak Erik Fitriadi, SH (Komisioner KPU Kabupaten Bogor Divisi Hukum dan Pengawasan) dengan materi “ Hak-Hak Politik Perempuan dalam Pemilu”.
  7. Bapak Yana Nurheryana, S.Ag., MM (Komisioner KPU Kabupaten Bogor Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu ) dengan materi “ Mekanisme Sistem Pemilu di Indonesia dan Tata Cara Penghitungan Alokasi Kursi”.
  8. Bapak Asep Saepul Hidayat, S.Pdi (Komisioner KPU Kabupaten Bogor Divisi Perecanaan, Program dan Data) dengan materi “ Peran Perempuan dalam Mewujudkan Data Pemilih yang berkualitas”.
  9. Bapak Herry Setiawan (Komisioner KPU Kabupaten Bogor Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM) dengan tema “Peran Perempuan dalam Partisipatif”.
  10. Ibu Ummi Wahyuni, S.Pt., MM (Ketua KPU Kabupaten Bogor) dengan materi “Dinamika Kelompok”.
  11. Ibu Dra. Ida Yullianie dengan materi “Evaluasi Sekolah Demokrasi”.

DSC04352Penutupan Sekolah Demokrasi dengan pemberian piagam penghargaan kepada peserta terbaik. (Media Center – KPU Kab. Bogor)

DSC04483DSC04622DSC04661DSC04854

WhatsApp Image 2019 11 26 at 2.42.26 PMCibinong (26/11) Dalam rangka persiapan menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi melakukan kunjungan kerja ke KPU Kabupaten Bogor. Kabupaten Batanghari akan menggelar Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Batanghari pada tahun 2020 dengan masuk dalam 270 daerah Seluruh Indonesia yang akan menyelenggarakan Pilkada Serentak pada 23 September Tahun 2020. Kunjungan di terima langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Bogor Ummi Wahyuni, S.Pt., MM di dampingi Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan Yana Nurheryana, S.Ag., MM, Komisioner Divisi Perencanaan Data dan Iformasi Asep Saepul Hidayat, S.Pdi, dan Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Herry Setiawan serta jajaran Kasubbag KPU Kabupaten Bogor di Ruang Rapat Komisioner KPU Kabupaten Bogor.

WhatsApp Image 2019 11 26 at 2.42.29 PMAdapun tujuan dari kunjungan kerja tersebut sebagai bentuk studi komparasi KPU Kabupaten Batanghari dengan KPU Kabupaten Bogor dalam melaksanakan tahapan-tahapan dalam menyelenggarakan Pilkada Serentak Tahun 2018 yang nantinya akan dijadikan rekomendasi KPU Kabupaten Batanghari dalam menyelenggarakan Pilkada Serentak Tahun 2020. Dimulai dari Tahapan Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati jalur perseorangan yang terdiri dari syarat dukungan E-KTP atau Suket berserta sebaran dukungan, Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati dari Partai Politik, Pemutakhiran Data Pemilih, Logistik, Kampanye, Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Pemungutan Suara, Penghitungan Suara, Rekapitulasi Perolehan Suara, dan Penanganan Sengketa Pilkada. (Media Center – KPU Kab. Bogor)

DSC04096Cibinong (20/11) KPU Kabupaten Bogor terima kunjungan belajar SDI Anugerah Insani Cibinong terdiri dari 113 Siswa-Siswi kelas 6 dan 5 guru Pendamping. Tujuan kunjungan ini adalah untuk mengenalkan Proses Pemilu dan Proses Pilkada pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Kunjungan belajar diterima langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Bogor Ummi Wahyuni, S.Pt., MM, Komisioner Divisi Perencanaan Program dan Data Asep Saepul Hidayat dan Kasubag Teknis Hupmas Gumilar Darmadi, SE.,MM. Siswa – siswi sangat antusias dengan materi yang disampaikan oleh Komisoner Divisi Perencanaan Program dan Data terkait tentang materi Sejarah Pemilu di Indonesia, Peserta Pemilu di Indonesia, Sejarah KPU dan lembaga-lembaga yang mempunyai ruang lingkup sebagai penyelenggara Pemilu di Indonesia dengan pemutaran video.

DSC04088Materi di kemas secara menarik untuk siswa-siswi dengan pemberian doorprize bagi siswa-siswi yang berhasil menjawab kuis pertanyaan yang diajukan oleh Panitia. Selain materi secara teoritis, KPU Kabupaten Bogor juga memberikan pembekalan kepada siswa-siswi SDI Anugerah Insani untuk praktek langsung dalam Simulasi Pemungutan Suara Pemilu Serentak 2019 dengan mencoblos 5 surat suara dan sebagai KPPS juga melibatkan siswa-siswi secara langsung sehingga siswa-siswi SDI Anugerah Insani belajar proses Pemilu dan Pilkada sejak dini meskipun belum mempunyai hak pilih. (Media Center – KPU Kab. Bogor)

DSC04160DSC04204

DSC03894Caringin (18/11) Menjaga partisipasi pemilih di Kabupaten Bogor, KPU Kabupaten Bogor gelar media gathering selama 2 hari Senin-Selasa (18 – 19 November 2019) bertempat di Villa Bukit Pancawati Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor dihadiri Ketua KPU Kabupaten Bogor Ummi Wahyuni, S.Pt., MM dan Anggota Herry Setiawan, Erik Fitriadi, SH dan Asep Saepul Hidayat, S.Pdi.  Media dan Pers sebagai pilar ke empat demokrasi mempunyai peran strategis dalam menjaga partisipasi pemilih dan peningkatan kualitas demokrasi di Kabupaten Bogor. Gathering diikuti oleh 60 Peserta dari media dan pers skala nasional maupun lokal Kabupaten Bogor.

DSC03922 Pada kegiatan Media Gathering KPU Kabupaten Bogor juga mengundang narasumber Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Rifqi Ali Mubarok dengan materi Evaluasi Penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019 antara lain : Kekurangan Logistik di Kabupaten Bogor yang menyebabkan 41 TPS di Kecamatan Sukaraja melaksanakan PSL (Pemungutan Suara Lanjutan), Jumlah Pemilih dan Partisipasi Pemilih di Pemilu Serentak 2019, Partisipasi Masyarakat untuk terlibat menjadi KPPS masih minim dan Faktor Kelelahan KPPS yang meyebabkan banyak yang meninggal. Media memberikan saran terkait rekrutmen KPPS diharapkan KPPS harus melakukan medical check up untuk mengetahui riwayat penyakit sebelumnya.

            DSC03936Ketua KPU Provinsi Jawa Barat juga menyampaikan untuk Pemilihan Umum selanjutnya honor KPPS naik menjadi 1,2 juta dan proses penghitungan dan rekapitulasi hasil perolehan suara KPU akan melibatkan PPK dan PPS dalam proses E-Rekap. Hari kedua media gathering untuk semangat media KPU Kabupaten Bogor memberikan kegiatan Rafting di Sungai Cisadane. (Media Center – KPU Kab. Bogor)

DSC03981WhatsApp Image 2019 11 20 at 2.40.26 PM

Halaman 1 dari 58