Cibinong (16/03) KPU Kabupaten Bogor gelar Rapat Pleno Penetapan  Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018 setelah dilaksanakan proses Pencocokan dan Penelitian (Coklit) oleh petugas PPDP. Rapat Pleno dibuka resmi oleh Ketua KPU Kabupaten Bogor, H. Haryanto Surbakti, SH, di dampingi oleh Komisioner KPU Kabupaten Bogor, Mustaqim, S.Sos, M.I.Kom, Ummi Wahyuni, S.Pt., MM, Drs. R. Akhmad Munjin, M.Si, Erik Fitriadi, SH dan Sekretaris KPU Kabupaten Bogor, R. Agus Putrono, SH., MH.

Rapat Pleno dihadiri oleh PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor, Panwaslu Kabupaten Bogor, Perwakilan Kapolres Bogor, Perwakilan Kapolresta Depok, Perwakilan DANDIM 0621 Kabupaten Bogor, Kejari Cibinong, Disdukcapil Kabupaten Bogor dan Desk Pilkada Kabupaten Bogor, serta turut hadir pula Tim Penghubung kelima Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor. Kegiatan ini diawali dengan penyampaian Rekapitulasi DPHP dan Penetapan DPS Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018 oleh 40 PPK se-Kabupaten Bogor. Dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara oleh Ketua dan Komisioner KPU Kabupaten Bogor.

KPU Kabupaten Bogor menetapkan Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Kabupaten Bogor dengan jumlah pemilih laki-laki sebanyak 1.688.399, jumlah pemilih perempuan sebanyak 1.605.420, total jumlah pemilih sebanyak 3.293.819, tersebar di 40 Kecamatan, sesuai dengan rincian pada Formulir Model A.1.3-KWK dan rekapitulasi Daftar Pemilih Potensial Non KTP-Elektronik di Kabupaten Bogor dengan jumlah laki-laki sebanyak 46.819, jumlah pemilih perempuan sebanyak 40.963, total jumlah pemilih sebanyak 87.782, tersebar di 40 Kecamatan sesuai dengan Formulir Model A.C.3-KWK. (Media Center – KPU Kab. Bogor).


Cibinong (16/03) Dalam konstitusi di Indonesia setiap masyarakat memiliki hak memilih dan di pilih, termasuk disabilitas memiliki hak yang sama dengan masyarakat umum dalam Pemilu. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bogor memfasilitasi deengan kegiatan Sosialisasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018. Sosialisasi berlangsung di Aula Kantor KPU Kabupaten Bogor yang diikuti oleh 50 peserta. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi para penyandang disabilitas dalam pesta demokrasi Pilkada Serentak Tahun 2018. Erik Fitriadi, SH selaku Komisioner KPU Kabupaten Bogor membuka secara resmi sosialisasi pemilih kelompok disabilitas dengan didampingi oleh Komisioner KPU Kabupaten Bogor Mustaqim, S.Sos., M.I.Kom dan Sekretaris KPU Kabupaten Bogor, R. Agus Putrono, SH., MH. Supaya penjelasan materi dapat diterima oleh semua para penyandang disabilitas juga disertakan penerjemah bahasa isyarat tubuh.




Antusias peserta dalam mengikuti materi yang disampaikan oleh narasumber antara lain Komisioner KPU Kabupaten Bogor Mustaqim, S.Sos., M.I.Kom, Staff Divisi Hukum Udin Syahruldin, SH., M.I.Pol dan dari Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa (BBRVD), Dra. Puji Astuti, M.Si, adapun materi yang disampaikan terkait Pemilu, Pilkada Serentak Tahun 2018, Pengenalan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018,  Visi dan Misi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018. Dari kegiatan Sosisalisasi tersebut KPU Kabupaten Bogor memperoleh berbagai masukan dari kelompok disabilitas antara lain :
  1. Menginformasikan kepada KPPS untuk mendahulukan pemilih disabilitas ketika sudah di TPS.
  2. Diharapkan dapat melibatkan disabilitas dalam penyelenggara Pemilu, minimal KPPS.
  3. Minimnya sosialisasi kepada kelompok disabilitas di desa-desa.
  4. Meningkatkan pengawasan terhadap politik uang.
  5. Kurang menyiapkan akses untuk disabilitas. (Media Center – KPU Kab. Bogor)

Cibinong (12/03) Sehubungan dengan peningkatan partisipasi pemilih perempuan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bogor Tahun 2018. KPU Kabupaten Bogor melaksanakan sosialisasi pemilih kelompok perempuan yang ada di Kabupaten Bogor. Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Komisioner KPU Kabupaten Bogor, Erik Fitriadi, SH didampingi Komisioner yang lain yaitu Ummi Wahyuni, S.Pt., MM dan Mustaqim, S.Sos., M.I.Kom. Dalam sambutannya, Erik Fitriadi, SH menyampaikan bahwa keterwakilan perempuan dalam pemilu di Indonesia sudah diatur dalam UU Pemilu yaitu minimal 30% angka keterwakilan perempuan dalam Partai Politik Peserta Pemilu.




Peserta yang hadir dalam Sosialisasi Pemilih Kelompok Perempuan yang di laksanakan oleh KPU Kabupaten Bogor antara lain: GOW (Gabungan Organisasi Wanita), PERWIRA (Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia), KPPG (Kesatuan Perempuan Partai Golongan Karya), PERWOSI (Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia), PDRI (Perempuan Demokrat Republik Indonesia), HWK (Himpunan Wanita Karya), WIRAWATI CATUR PANCA, TP. PKK (Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga), BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim), DWP-KAB (Dharma Wanita Persatuan), KPPI (Kaukus Perempuan Politik Indonesia), AL-HIDAYAH, Serikat Perempuan, dan HARPI (Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia). Peserta Sosialisasi Pemilih Kelompok Perempuan dalam mengikuti materi yang disampaikan oleh Komisioner KPU Kabupaten Bogor, Mustaqim, S.Sos., M.I.Kom sangat antusias, Komisioner KPU Kabupaten Bogor, Mustaqim, S.Sos., M.I.Kom  berharap partisipasi perempuan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018 sebagai segmen pemilih perempuan meningkat sebanyak 80% dan bisa mengingatkan sekitarnya untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Serentak Tahun 2018 pada Rabu, 27 Juni 2018. Acara sosialisasi semakin menarik ketika staff KPU Kabupaten Bogor, Udin Syahruldin, SH., M.I.Pol memberikan materi dengan diselingi tanya jawab antara lain terkait seberapa besar pengaruh perempuan dalam pemilu di Indonesia yang berkaitan dengan elemen Partai Politik, Ormas, LSM, Media, dll termasuk fungsi strategi perencanaan dan pengawasan, informasi yang dibutuhkan pemilih perempuan terkait pemilu, serta meminta masukan kelebihan dan kekurangan KPU Kabupaten Bogor sebagai penyelenggara Pemilu. (Media Center – KPU Kab. Bogor)


Cibinong (08/03) KPU Kabupaten Bogor menyelenggarakan pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Umum Tahun 2019 Se-Kabupaten Bogor di Aula Kantor KPU Kabupaten Bogor. Metode perekrutan PPK Pemilu 2019 adalah pengangkatan berdasarkan evaluasi yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Bogor. Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan dan nama-nama PPK yang dilantik dari 40 Kecamatan Se-Kabupaten Bogor berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Bogor Nomor 63/PP.05.1-Kpt/3201/KPU-Kab/III/2018. Pengambilan sumpah janji dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Bogor H. Haryanto Surbakti, SH didampingi Komisioner KPU Kabupaten Bogor Ummi Wahyuni, S.Pt., MM, Mustaqim, S.Sos., M.I.Kom, Erik Fitriadi, SH, Drs. R. Akhmad Munjin, M.Si dan Sekretaris KPU Kabupaten Bogor R. Agus Putrono, SH., MH. Acara Pelantikan PPK turut dihadiri Pimpinan Partai Politik di Kabupaten Bogor, Panwaslu Kabupaten Bogor, Desk Pilkada Kabupaten Bogor dan Asisten Pemerintahan Kabupaten Bogor.

Penandantanganan Berita Acara Pelantikan PPK Pemilu Tahun 2019 oleh Ketua KPU Kabupaten Bogor H. Haryanto Surbakti, SH bersama seluruh Komisioner KPU Kabupaten Bogor. Dan dilanjutkan dengan pembacaan Pakta Integritas oleh perwakilan PPK. Dalam sambutannya Ketua KPU Kabupaten Bogor berharap PPK Pemilu Tahun 2019 dapat membantu KPU Kabupaten Bogor sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam menyelenggarakan Pemilu Serentak (Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden) Tahun 2019 sebagai Pemilu Serentak pertama kali di Indonesia berjalan dengan sukses, netral dan berintegritas. (Media Center – KPU Kab. Bogor)