CIBINONG- Guna melaksanakan sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Barat tahun 2013 khusus kepada kaum tunanetra, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor menggandeng Perhimpunan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kabupaten Bogor. Pelaksanaan sosialisasi dilakukan pada Kamis (17/10 lalu di Bale Desa Parakan Jaya Kecamatan Kemang. 

 

Sosialisasi tersebut dihadiri sekitar 50 orang anggota Pertuni Kabupaten Bogor yang berasal dari berbagai kecamatan. Pelaksanaan sosialisasi merupakan langkah aktif KPU yang dikerjasamakan dengan kelompok strategis guna meningkatkan partisipasi memilih. "Kami memfasilitasi masyarakat untuk bisa menyampaikan hak pilihnya dengan lebih baik. dan tentunya memilih dengan benar sesuai aturan yang berlaku," ujar Anggota Komisioner Kabupaten Bogor, Tugiman di sela kegiatan.

Menurut Tugiman,  berdasar amanat regulasi,di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) harus disertakan satu unit alat bantu pencoblosan untuk tunanetra yang lazim disebut templet. Di Kabupaten Bogor sendiri untuk Pilgub Jabar tahun ini, terdapat 7.379 TPS yang tersebar di sebanyak 430 desa.

Sementara Ketua Pertuni Kabupaten Bogor, Agus, menyambut baik gelaran sosialisasi uyang dikerjasamakan dengan pihaknya. "Kami berterimakasih kepada KPU Kabupaten Bogor dan KPU Provinsi Jawa Barat yang memberikan  sosialisasi dan simulasi memilih Gubernur untuk tahun ini. Setidaknya kami menjadi tahu dan lebih memahami tatacara pencoblosan yang baru," katanya.

Selain itu, kata Agus, sebagai kaum tunanetra sosialisasi dan simulasi itu sangat membantu keterbatasannya dalam memilih sekaligus memastikan tentang kandidat yang turut dalam Pilgub Jabar tahun ini. "Jadi saya tidak hanya mendengar dari iklan saja. Kalau lewat penyuluhan langsung ini kan lebih jel;as," katanya. (*frank*)