bupati-kpuBOGOR  – Pemkab menyerahkan Data Potensial Penduduk Pemilih Pemilu (DP4) Tahun 2014 kepada KPU Kabupaten Bogor. Sebanyak 2.579.658 jiwa masuk  DP4, namun, data ini dapat saja berubah  akibat kematian, kelahiran, kepindahan maupun yang datang.               

 

DP4 yang diserahkan merupakan pemilahan dari data base yang keakurasiannya telah dimaksimalkan. Termasuk pembersihan data ganda empat kali dengan memanfaatkan e-KTP yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Pemerintah telah berupaya sungguh-sungguh menyerahkan DP4 ini  dengan pendataan lebih akurat,” ujar Mendagri Gamawan Fauzi yang sambutannya dibacakan Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturcahman di Pemkab Bogor, Kamis (7/2).

Pemerintah, lanjut Mendagri  melakukan pendataan DP4 melalui tiga program utama, pemutakhiran data kependudukan, penerbitan Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan e-KTP secara masal. “Jika KPU masih memerlukan data terbaru dari pemerintah, harus dilakuan secara tertulis, agar bantuan yang diberikan nantinya tidak dikategorikan interpensi pemerintah kepada KPU,”katanya.

Waki Bupati mengtakan, sebanyak 2.579.658 jiwa yang masuk di DP4 ini dapat saja berubah akibat kematian, kelahiran, pindah dan datang. “Penyerahan DP4 ini sebagai acuan untuk mendukung suksesnya Pemilu 2014,” katanya. Dia berharap diserahkannya DP4, warga dapat ikut  melaksanakan pesta demokrasi. “Kita berharap siapa pun pemenangnya kita dukung, asal jangan Golput,” katanya.

Sedangkan Ketua KPU Kabupaten Ahmad Fauzi mengatakan, sepanjang pesta demokrasi di Kabupaten Bogor  angka partisipasi pemilih tertinggi baru 75 persen. “Untuk meningkatkan angka ini kami akan laksanakan lomba Tempat Pemungutan Suara (TPS) terbaik agar mendorong anggota KPPS meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat,” katanya.

KPU juga menyerahkan menyerahkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Bogor mencapai 3.339.895 jiwa, dengan jumlah TPS sebanyak 7.379  untuk pelaksanaan Pilgub. Sedangkan kampanye Cagub dan Cawagub dimulai  9-20 Februari 2013 di 79 lapangan dan enam gedung. (poskota news/frank/admin)