SUKARAJA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor, Rabu (17/4) mengadakan Bimtek Sosialisasi Pencalonan Perseorangan Pemilihan Bupati dan wakil bupati dengan PPK se-kabupaten Bogor divisi Teknis dan divisi Sosialisasi. Bimtek dilaksanakan di Balai Latihan dan Pendidikan Yayasan Darmais dengan narasumber komisioner KPU Kabupaten Bogor, yaitu H. Haryanto Surbakti,SH, Tugiman,SE.,MM, H. Romli Eko Wahyudi,S.KH, M.Si, dan Drs. Gotfridus Goris Seran,M.Si.

 “Jenis kegiatan sosialisasi yang akan dilaksanakan KPU Kabupaten Bogor diantaranya launching Pilbup, iklan layanan masyarakat, alat peraga, membuat buletin bulanan, lomba cerdas cermat pemilu, sosialisasi oleh pihak ketiga, gerak jalan serentak di tiap kecamatan maupun kabupaten, sosialisasi tatap muka, debat kandidat dan mars pilbup yang akan diperdengarkan pada tiap kegiatan KPU,” ujar Haryanto. Haryanto mengatakan, dalam sosialisasi pemilu ini melibatkan media cetak dan elektronik. Untuk media elektronik akan melakukan sosialisasi di televisi lokal maupun nasional dalam sosialisasi dan debat kandidat. Sementara itu, Tugiman menuturkan pemilih harus memenuhi syarat nyata-nyata tidak sedang terganggu jiwa/ingatannya, tidak sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, dan berdomisili di daerah pemilihan sekurang-kurangnya enam bulan sebelum disahkannya daftar pemilih sementara yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk atau dokumen kependudukan dari instansi yang berwenang. “Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Bogor dapat diikuti oleh pasangan calon dari perseorangan dan dari partai politik, untuk bisa mengikuti Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Bogor calon perseorangan harus memperoleh dukungan 3% dari jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang tersebar di lebih dari 50% kecamatan di Kabupaten Bogor. Adapun lima orang peminat calon perseorangan yang menyatakan akan mengikuti pemilihan umum bupati dan wakil bupati Bogor yaitu Alex Sandi, M Faisal, Adang, Gunawan Hasan dan H Maman Daning”, ungkap Tugiman. (media center)