Cibinong (12/03) Sehubungan dengan peningkatan partisipasi pemilih perempuan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bogor Tahun 2018. KPU Kabupaten Bogor melaksanakan sosialisasi pemilih kelompok perempuan yang ada di Kabupaten Bogor. Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Komisioner KPU Kabupaten Bogor, Erik Fitriadi, SH didampingi Komisioner yang lain yaitu Ummi Wahyuni, S.Pt., MM dan Mustaqim, S.Sos., M.I.Kom. Dalam sambutannya, Erik Fitriadi, SH menyampaikan bahwa keterwakilan perempuan dalam pemilu di Indonesia sudah diatur dalam UU Pemilu yaitu minimal 30% angka keterwakilan perempuan dalam Partai Politik Peserta Pemilu.




Peserta yang hadir dalam Sosialisasi Pemilih Kelompok Perempuan yang di laksanakan oleh KPU Kabupaten Bogor antara lain: GOW (Gabungan Organisasi Wanita), PERWIRA (Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia), KPPG (Kesatuan Perempuan Partai Golongan Karya), PERWOSI (Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia), PDRI (Perempuan Demokrat Republik Indonesia), HWK (Himpunan Wanita Karya), WIRAWATI CATUR PANCA, TP. PKK (Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga), BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim), DWP-KAB (Dharma Wanita Persatuan), KPPI (Kaukus Perempuan Politik Indonesia), AL-HIDAYAH, Serikat Perempuan, dan HARPI (Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia). Peserta Sosialisasi Pemilih Kelompok Perempuan dalam mengikuti materi yang disampaikan oleh Komisioner KPU Kabupaten Bogor, Mustaqim, S.Sos., M.I.Kom sangat antusias, Komisioner KPU Kabupaten Bogor, Mustaqim, S.Sos., M.I.Kom  berharap partisipasi perempuan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018 sebagai segmen pemilih perempuan meningkat sebanyak 80% dan bisa mengingatkan sekitarnya untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Serentak Tahun 2018 pada Rabu, 27 Juni 2018. Acara sosialisasi semakin menarik ketika staff KPU Kabupaten Bogor, Udin Syahruldin, SH., M.I.Pol memberikan materi dengan diselingi tanya jawab antara lain terkait seberapa besar pengaruh perempuan dalam pemilu di Indonesia yang berkaitan dengan elemen Partai Politik, Ormas, LSM, Media, dll termasuk fungsi strategi perencanaan dan pengawasan, informasi yang dibutuhkan pemilih perempuan terkait pemilu, serta meminta masukan kelebihan dan kekurangan KPU Kabupaten Bogor sebagai penyelenggara Pemilu. (Media Center – KPU Kab. Bogor)