Cibinong (16/03) Dalam konstitusi di Indonesia setiap masyarakat memiliki hak memilih dan di pilih, termasuk disabilitas memiliki hak yang sama dengan masyarakat umum dalam Pemilu. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bogor memfasilitasi deengan kegiatan Sosialisasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018. Sosialisasi berlangsung di Aula Kantor KPU Kabupaten Bogor yang diikuti oleh 50 peserta. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi para penyandang disabilitas dalam pesta demokrasi Pilkada Serentak Tahun 2018. Erik Fitriadi, SH selaku Komisioner KPU Kabupaten Bogor membuka secara resmi sosialisasi pemilih kelompok disabilitas dengan didampingi oleh Komisioner KPU Kabupaten Bogor Mustaqim, S.Sos., M.I.Kom dan Sekretaris KPU Kabupaten Bogor, R. Agus Putrono, SH., MH. Supaya penjelasan materi dapat diterima oleh semua para penyandang disabilitas juga disertakan penerjemah bahasa isyarat tubuh.




Antusias peserta dalam mengikuti materi yang disampaikan oleh narasumber antara lain Komisioner KPU Kabupaten Bogor Mustaqim, S.Sos., M.I.Kom, Staff Divisi Hukum Udin Syahruldin, SH., M.I.Pol dan dari Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa (BBRVD), Dra. Puji Astuti, M.Si, adapun materi yang disampaikan terkait Pemilu, Pilkada Serentak Tahun 2018, Pengenalan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018,  Visi dan Misi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor Tahun 2018. Dari kegiatan Sosisalisasi tersebut KPU Kabupaten Bogor memperoleh berbagai masukan dari kelompok disabilitas antara lain :
  1. Menginformasikan kepada KPPS untuk mendahulukan pemilih disabilitas ketika sudah di TPS.
  2. Diharapkan dapat melibatkan disabilitas dalam penyelenggara Pemilu, minimal KPPS.
  3. Minimnya sosialisasi kepada kelompok disabilitas di desa-desa.
  4. Meningkatkan pengawasan terhadap politik uang.
  5. Kurang menyiapkan akses untuk disabilitas. (Media Center – KPU Kab. Bogor)