DSC04390Cibinong (14/12) Beranjak dari minimnya perempuan terlibat langsung sebagai kontestan di Pemilihan Kepala Daerah, Pemilu Legislatif, Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta posisi strategis pada peran publik. KPU Kabupaten Bogor menyelenggarakan Stadium General dengan tema “ Sebuah Tantangan dan Kesempatan Perempuan dalam Menuju Era Revolusi Industri 4.0” yang dibuka secara resmi oleh Bupati Bogor Ade Yasin bertempat di Aula KPU Kabupaten Bogor. Stadium General dihadiri oleh 200 peserta dengan mengundang beberapa narasumber diantaranya adalah Anggota Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadkin, S.IP., M.Si, Anggota Bawaslu RI Dr. Ratna Dewi Pettalolo, SH., MH, Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Rifqi Ali Mubarok, S.Ag., M.Si, dan Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Yusfitriadi, M.Pd.

DSC04348Usai Stadium General dilanjutkan dengan Jambore Demokrasi yang dilatar belakangi minimnya angka perempuan yang duduk di kursi legislatif khususnya di Kabupaten Bogor dari 55 alokasi kursi DPRD Kabupaten Bogor hanya 5 perempuan yang menjadi anggota DPRD Kabupaten Bogor yang terpilih. Melatar belakangi KPU Kabupaten Bogor menyelenggarakan Jambore Demokrasi “Sekolah Demokrasi Perempuan Politik” yang dilaksanakan selama 4 hari di Aula KPU Kabupaten Bogor pada Sabtu s/d Selasa 14 – 17 Desember 2019 diikuti 40 Peserta sebagai angkatan pertama di tahun 2019 dari Pelajar, Mahasiswi, Anggota Partai Politik, LSM, Ormas dan Organisasi-organisasi Perempuan di Kabupaten Bogor. Pada Sekolah Demokrasi Perempuan Politik KPU Kabupaten Bogor menghadirkan pemateri-pemateri yang fokus pada kepemiluan antara lain :

  1. Ibu Betty Epsilon Idroos, M.Si (Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta) dengan materi “Pengembangan Potensi Kepemimpinan Perempuan”.
  2. Bapak Dr, Sofyan Sjaf, S.Pt., M.Si (Akademisi IPB) dengan materi “Perempuan, Ekonomi, Politik dan Pembangunan Desa”.
  3. Bapak H. Romli Eko Wahyudi, SKH (Mantan Komisioner KPU Kabupaten Bogor) dengan materi “Pengembangan Potensi Diri Perempuan”.
  4. Bapak Burhanudin, S.Pd (Anggota Bawaslu Kabupaten Bogor divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga) dengan materi “ Peran Perempuan dalam Pengawasan Partisipatif”.
  5. Bapak Dr. H. Ferry Rizkiyansyah (Komisioner KPU RI Periode 2013-2018) dengan materi “Sistem Pemilu di Indonesia”.
  6. Bapak Erik Fitriadi, SH (Komisioner KPU Kabupaten Bogor Divisi Hukum dan Pengawasan) dengan materi “ Hak-Hak Politik Perempuan dalam Pemilu”.
  7. Bapak Yana Nurheryana, S.Ag., MM (Komisioner KPU Kabupaten Bogor Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu ) dengan materi “ Mekanisme Sistem Pemilu di Indonesia dan Tata Cara Penghitungan Alokasi Kursi”.
  8. Bapak Asep Saepul Hidayat, S.Pdi (Komisioner KPU Kabupaten Bogor Divisi Perecanaan, Program dan Data) dengan materi “ Peran Perempuan dalam Mewujudkan Data Pemilih yang berkualitas”.
  9. Bapak Herry Setiawan (Komisioner KPU Kabupaten Bogor Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM) dengan tema “Peran Perempuan dalam Partisipatif”.
  10. Ibu Ummi Wahyuni, S.Pt., MM (Ketua KPU Kabupaten Bogor) dengan materi “Dinamika Kelompok”.
  11. Ibu Dra. Ida Yullianie dengan materi “Evaluasi Sekolah Demokrasi”.

DSC04352Penutupan Sekolah Demokrasi dengan pemberian piagam penghargaan kepada peserta terbaik. (Media Center – KPU Kab. Bogor)

DSC04483DSC04622DSC04661DSC04854