Berita Kepemiluan

SIMULASI PEMNGUTAN SUARA DAN PENGHITUNGAN SUARA DENGAN DESAIN SURAT SUARA DAN FORMULIR YANG DISEDERHANAKAN UNTUK PEMILU TAHUN 2024

KPU Kabupaten Bogor Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Yana Nurheryana, S. Ag., MM dan Ketua Divisi Sosdiklih Parmas SDM Herry Setiawan mengikuti langsung proses Simulasi Pemungutan Suara dan Penghitungan Suara dengan desain Surat Suara dan Formulir yang disederhanakan untuk Pemilu Tahun 2024 yang diselenggarakan KPU RI bertempat di Provinsi Bali 02 Desember 2021. Desain Pemilu serentak tahun 2019 dengan 5 (lima) surat suara sedikit banyak berkontribusi terhadap kesulitan pemilih dalam memberikan suaranya. Pada penyelenggaraan penghitungan suara KPPS memiliki beban kerja, KPPS harus menghitung 5 jenis suara , dibacakan perolehan suara setiap calon pada setiap parpol peserta pemilu, untuk selanjutnya dituangkan  dalam ormulir C.Plano dan disalin dalam formulir C.1. Berdasarkan kondisi-kondisi tersebut perlu dilakukan evaluasi dan dikaji kembali dari aspek teknis dan regulasi serta menata ulang desain surat suara dan formulir yang tepat untuk digunakan dalam Pemilu 2024 dengan tetap menerapkan prinsip memudahkan pemilih, memudahkan dan meringankan beban kerja petugas KPPS, akurasi dalam pemungutan dan penghitungan suara serta efisiensi penyelengaraan Pemilu sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pemilu. Dalam rangka melakukan evaluasi dan kajian penggunaan surat suara dan formulir penghitungan suara, maka dilaksanakan kegiatan Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara dengan Desain Surat Suara dan Formulir yang disederhanakan untuk Pemilu Tahun 2024 dengan harapan mendapatkan kajian yang komprehensif terhadap penggunaan desain surat suara dan formulir penghitungan suara. KPU RI saat ini sedang mensimulasikan Pemungutan  dan Penghitungan Suara dengan desain Surat Suara Model 1 lembar dengan 5 jenis pemilihan dalam 1 surat suara dan Model 3 lembar untuk 5 jenis (Presiden, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan DPD) dalam 3 surat suara. (Media Center – KPU Kab. Bogor)

HADIRKAN NARASUMBER KEPEMILUAN DALAM TRAINING OF TRAINER PESERTA PROGRAM DESA PEDULI PEMILU DAN PEMILIHAN

KPU Kabupaten Bogor Memberikan Pembekalan kepada Kader Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) dengan melaksanakan Training Of Trainer selama 2 hari (25-26 November 2021) secara daring. 25 Kader DP3 Desa Rawa Panjang Kec. Bojonggede sebagai desa Pilot Project Pertama KPU Kabupaten Bogor sangat antusias dan aktif dalam mengikuti materi 6 narasumber yaitu : Ummi Wahyuni, S. Pt., MM (Ketua KPU Kab. Bogor 2019-sekarang) - "Pentingnya Demokrasi, Pemilu, Pemilihan dan Partisipasi". H. Romli Eko Wahyudi, S. Kh., S. IP.,M.Si., MM (Anggota KPU Kab. Bogor Periode 2003-2015) -" Pemahaman Tentang Tahapan Pemilu dan Pemilihan yang Strategis ". Dr. David Rizar Nugroho, S. S., M. Si (Dosen Ilmu Komunikasi Unpak) -" Teknik Komunikasi Publik ". Ahmad Fauzi, S. Sos., M.E (Ketua KPU Kab. Bogor Periode 2008-2013)-" Pendidikan Pemilih dalam Pencegahan Politik Uang". Chusnul Mar'iyah, Ph. D (Dosen Ilmu Politik UI / Lembaga CEPP)- "Modus Operandi dan Solusi Kampanye SARA". Aris Basuki, S. IP (Reporter RRI Jakarta) - " Teknik dan Metode Identifikasi Berita Hoax ". Peserta diberikan Pre Test dan Post Test sebagai parameter pengayaan pengetahuan peserta terkait Pemilu dan Demokrasi sebelum mendapatkan materi dan setelah menerima pemaparan materi dari semua narasumber. Peserta juga diberikan modul sebagai bahan sosialisasi kader DP3 ke lingkungan sekitar. (Media Center – KPU Kab. Bogor)

WORKSHOP SET UP AKUN FACEBOOK LEMBAGA PEMERINTAH

Sehubungan dengan peningkatan kapasitas dan kapabilitas pengelolaan akun media sosial KPU RI, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota. Subbag Teknis dan Hupmas KPU Kabupaten Bogor mengikuti Workshop Set Up Akun Facebook Lembaga Pemerintah secara Virtual. Workshop dilaksanakan menjadi 3 gelombang tanggal 09 – 11 November 2021. KPU Kabupaten Bogor mendapatkan jadwal pada Selasa 09 November 2021. Ketua KPU RI Ilham Saputra dalam sambutannya berharap akun medi sosial KPU Provinsi, Kabupaten/Kota aktif, berinovasi dan kreatif untuk mensosialisasikan seluruh tahapan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024. Hadir narasumber Deputi Bidang Teknis KPU RI Muhammad Eberta Kawima dan pihak Faceboom Indonesia Putu Yudha Adit. Berkaitan dengan akun Facebook KPU Provinsi, Kabupaten/Kota yang telah atau belum terverifikasi (centang biru) perlu dilakukan pengenalan,  pendalaman menu dan fitur media sosial facebook. Himbauan dari KPU RI supaya akun facebook bagi KPU Provinsi, Kabupaten/Kota supaya centang biru untuk melakukan pengajuan SK diajukan ke KPU RI. Materi yang disampaikan oleh pihak Facebook menghimbau untuk akun lembaga pemerintah menggunakan untuk menjaga keamanan akun dengan sandi yang kuat, menggunakan identitas asli, operator admin lebih dari satu orang, melakukan phising apabila terdapat pihak yang tidak bertanggung jawab meretas akun atau menghubungi GPNC (Government Politics and Non-Profit Concierge)  dengan klik facebook.com/gpa/help. Pihak facebook juga mensosialisasikan bahwa Facebook, Instagram dan Whatshap saat ini dikelola oleh Meta. (Media Center – KPU Kab. Bogor)

LAUNCHING HYBRID PROGRAM DESA PEDULI PEMILU DAN PEMILIHAN SERTA RUMAH PINTAR PEMILU DIGITAL #better

Kamis, 04 November 2021 KPU Kabupaten Bogor menggelar Lunching Hybrid Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) serta  Rumah Pintar Pemilu Digital #better (Bogor  Electoral Technology and Research). Lunching dilakukan melalui luring bertempat di Auditorium Setda Kabupaten Bogor, Daring via Zoom dan Live Steaming Youtube KPU Kabupaten Bogor. Turut hadir Ketua KPU RI Ilham Saputra, Bupati Bogor Ade Yasin, Wakil DPRD Kab. Bogor Agus Salim,  Forkopimda, Ketua KPU Provinsi Jawa Barat  Rifqi Ali Mubarok dan Anggota KPU Provinsi Jawa Barat Idham Holik, Partai Politik, KPU Kabupaten/Kota Se-Jawa Barat, Ormas dan Perguruan Tinggi. Lauching DP3 ditandai Penandatanganan MoU antara Ketua KPU Kabupaten Bogor Ummi Wahyuni dan Kepala Desa Rawa Panjang Mohammad Agus dan penyematan kalung ID Card oleh Ketua KPU RI Ilham Saputra kepada 3 Peserta TOT yang terdiri dari 3 segmentasi (Pemilih Keagamaan, Pemilih Perempuan dan Pemilih Muda) kemudian diikuti oleh 22 Pesrta TOT DP3 dari Desa Rawa Panjang Kecamatan Bojonggede. Dilanjutkan dengan lauching virtua aplikasi Rumah Pintar Pemilu Digital #better (Bogor  Electoral Technology and Research) dengan menyentuh aplikasi #better di android masing-masing. Bupati Bogor Ade Yasin dalam sambutannya mendukung kegiatan Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan Serta Rumah Pintar Pemilu Digital #better.  Bupati berharap peserta TOT DP3 Desa Rawa Panjang Kecamatan Bojonggede sebagai desa pilot project dapat memberikan pendidikan pemilih sehingga pemilih dapat menggunakan hak pilihnya secara cerdas, mandiri, dan bermartabat. Pemilih memilih bukan karena money politik atau istilah sunda “CILOK DIKECAPAN- Arek Nyolok Asal Aya Gocapan”. Ilham Saputra Ketua KPU RI sambutan Lunching Hybrid Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) dengan slogan “Dari Desa Untuk Indonesia Dari Desa Untuk Demokrasi “ dapat mendukung terlaksananya Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 yang sukses, tidak ada fragmentasi dalam Pilpres, Pemilu dan Pemilihan. Ketua KPU RI Ilham Saputra juga mengapresiasi program #better sebagai upaya untuk mewujudkan transparansi publik terkait pelaksanaan tahapan, informasi public, dan wujud integritas penyelenggara untuk Pemilu dan Pemilihan yang lebih baik. (Media Center – KPU Kab. Bogor)

TRAINING OF TRAINER PESERTA DESA PEDULI PEMILU DAN PEMILIHAN (DP3)

25 Peserta mengikuti Training Of Trainer Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan Desa Rawa Panjang Kecamatan Bojonggede di Aula Graha Orange KPU Kabupaten Bogor usai mengikuti launching Hybrid Desa peduli Pemilu dan Pemilihan KPU Kabupaten Bogor. Kegiatan TOT dibuka oleh Anggota KPU RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dilanjutkan dengan pembekalan tentang Pemilu dan Demokrasi oleh Anggota KPU Jawa Barat Dr. Idham Kholik. Dengan tagline Dari Desa Untuk Indonesia Dari Desa Untuk Demokrasi,  berharap desa Rawapanjang yang dijadikan pilot project Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan Kabupaten Bogor yang pertama kali dapat menjadi inspirasi untuk desa lainnya. Para kader nantinya menjadi corong KPU dalam mensosialisasikan regulasi KPU terkait Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 lebih awal langsung diterima oleh masyarakat. Sehinga sesuai tujuan awal dibentuknya desa Peduli Pemilu dan Pemilihan sebagai upaya pendidikan pemilih menuju pemilih yang rasional, cerdas, mandiri, bertanggung jawab dan bermartabat. (Media Center KPU Kab. Bogor)

Populer

Belum ada data.