KPU Kabupaten Bogor memiliki beban besar terkait pengelolaan logistik. Pada Pemilu 2019 Kabupaten Bogor memiliki 15.000 TPS, dengan jumlah pemilih mencapai lebih dari 3.467.603 dengan 5 jenis Pemilihan tentunya memiliki jumlah logistik Pemilu yang banyak. Beranjak dari rencana KPU Kabupaten Bogor untuk menyusun buku riset dengan tema “Manajemen Logistik Pemilu 2019 Menuju Pemilu 2024”. Maka diperlukan berbagai referensi untuk memperoleh solusi dari DIM (Daftar Inventarisasi Masalah) pengelolaan logistik Pemilu, KPU Kabupaten Bogor menggelar In House Training Evaluasi Pengelolaan Logistik Pemilu 2019 KPU Kabupaten Bogor Menuju Pemilu 2024 dengan peserta seluruh jajaran pegawai terdiri dari Komisioner, PNS dan PPNPN di lingkungan Sekretariat KPU Kabupaten Bogor pada Selasa, 31 Agustus 2021.
Turut hadir 2 Narasumberkait pengelolaan logistik memaparkan materi teyaitu Ratna Yuniarti, S.Si., M.Si (Kabag Pengeloaan Logistik KPU RI) dan Nina Yuningsih, S.Ag., S.Pd., MM (anggota KPU Provinsi Jawa Barat). Yang pertama dilakukan pada pengelolaan logistik yaitu pengelolaan logistik dari hulu ke hilir. Selanjutnya dilakukan identifikasi masalah meliputi regulasi, perencanaan, pengadaan/pelaksanaan dan pemeliharaan/penyimpanan. Berkaitan dengan gudang penyimpanan logistik di KPU Kabupaten Bogor perlu perhatian khusus dari KPU RI dan KPU Provinsi Jawa Barat mengingat jumlah dan daya tamping penyimpanan logistik pra dan pasca Pemilu, KPU Kabupaten Bogor membutuhkan gudang logistik dengan luas minimal 5.000m2, jika masih dilaksanakan sewa gudang menghabiskan anggaran lebih dari 2 Milyar. Kebijakan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) juga berpengaruh pada kekurangan logistik, jika dilakukan pengajuan penambahan logistik sangat procedural dan berjenjang sehingga waktunya sangat mepet dengan hari H Pemungutan. Aplikasi Sistem Logistik dari KPU RI seharusnya menjadi solusi atas pengelaan logistik apabila terjadi kekurangan. Faktor alam juga berpengaruh pada pengelolaan logistik meliputi cuaca, letak geografis wilayah, transportasi, ketepatan waktu dan pengamanan logisti.
Solusi dari masalah pengeloaan logistik di Kabupaten Bogor diantaranya adalah pengadaan gudang logistik, pengadaan gudang logistik yang tidak tersentral namun berpayung hukum yang jelas, dan bimtek SDM pengelolaan logistik. pengelolaan logistik pada Pemilu 2024 berkaitan dengan norma, standar, prosedur kebutuhan pengadaan dan pendistribusian perlengkapan penyelenggara Pemilu yakni tepat jumlah, tepat jenis, tepat sasaran, tepat waktu,tepat kualitas, dan efisien. (Media Center –KPU Kab. Bogor)